Tanggal publikasi: 2018-08-18 10:26:32
IMQ, Jakarta -Menteri BUMN Rini Mariani Soemarno mengunjungi para penumpang Kapal Motor Penumpang (KMP) Bandeng milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) yang berhasil dievakuasi ke RSUD Chasan Boesoeirie Kota Ternate.
"Saya turut prihatin atas musibah ini. Namun, kami juga bersyukur para penumpang dan awak kapal bisa ditemukan cepat dalam kondisi selamat berkat standar keselamatan yang diterapkan pihak ASDP dan kesigapan Basarnas serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelamatan dan evakuasi para korban," kata Rini, melalui pernyataan resmi pada Jumat (17/8).
Pada 15 Agustus 2018, feri Bandeng karam di perairan Loloda, Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara pada Rabu (15/8) lalu,
Ia menambahkan, keselamatan penumpang yang menjadi prioritas ASDP ditunjukkan dengan latihan keselamatan yang rutin dilakukan setiap bulan.
"Selamatnya seluruh penumpang merupakan bukti bagaimana keselamatan penumpang menjadi prioritas oleh ASDP," ujarnya.
Sementara, Direktur Utama Ira Puspadewi, mengapresiasi usaha tim pencarian sehingga hampir seluruh korban bisa ditemukan dalam keadaan selamat. Tercatat, hingga Jumat (17/08), seluruh penumpang dan awak kapal telah berhasil dievakuasi dengan selamat.
?Alhamdulilah doa kita bersama dikabulkan, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Seluruh korban juga telah 100% menggunakan life jacket. Bahkan, sebagian besar para korban berada di dalam sekoci penyelamat tertutup seperti tenda yang di dalamnya dilengkapi stok makanan. Artinya aspek SOP kami telah dijalankan dengan baik dan tepat,? ucap Ira.
Ira menegaskan, ketika kapal berangkat, nakhoda telah mendapat izin dari otoritas pelabuhan dan cuaca saat berangkat pun cukup bersahabat, namun di tengah jalan cuaca berubah menjadi buruk dan nakhoda melaporkan untuk kembali ke Tobelo. Selain itu, semua dokumen dan lisensi yang dimiliki KMP Bandeng pun terbukti valid.
?KMP Bandeng tidak melanggar muatan, saat kejadian memang membawa 12 truk, namun kapal mampu mengangkut hingga maksimum 20 truk, sehingga kapasitasnya masih di bawah batas maksimum,? jelasnya.
Ira menambahkan, pihaknya berkomitmen akan bertanggungjawab penuh atas biaya perawatan korban selama di rumah sakit serta membiayai perjalanan para korban menuju kediaman masing-masing. Sebanyak 19 orang kembali ke Tobelo dan telah disiapkan bus, 10 orang kembali ke Manado dengan menggunakan pesawat, dan 14 orang ke rumah di Ternate.
Hingga saat ini proses evakuasi masih berlangsung, dan pihak ASDP juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait yang telah mendirikan Posko Tanggap Darurat di 3 lokasi yaitu di Ternate, Bitung, dan Jakarta untuk memastikan proses penyelamatan dan evakuasi berjalan dengan lancar.
Informasi & Pemberitahuan
Berita & Kegiatan
Top
Butuh bantuan? Hubungi kami
Copyright © 2018 PT. OSO Securities. All Right Reserved