Equity Research




SMRA Equity Research

Tanggal publikasi: 2016-03-21 14:28:20

The Indonesia Property Outlook
Properti di Indonesia bisa dikatakan berkembang dari tahun ke tahun. Pengecualian pada tahun 2014 karena indeks harga properti komersial pada saat itu mengalami stuck. Namun pada awal tahun 2015 harga indeks harga properti komersial bisa kembali naik dan tumbuh dengan angka yang cukup signifikan, yaitu dengan rata-rata 26.22% pada periode 2014-2015. Kenaikan ini bisa disebabkan oleh kebijakan pemerintah untuk konsentrasi pada konstruksi dan pembangunan di wilayah Indonesia. Sehingga harga indeks harga properti komersial bisa ikut terangkat dan kembali tumbuh pada tahun 2015. Oleh karena itu, Sektor properti komersial masih bisa dibilang attractive karena pemerintah masih fokus pada bidang konstruksi pada tahun 2016 ini. Selain itu, keputusan Bank Indonesia pada tahun ini yang sudah memangkas BI rate sebesar 75 basis point menjadi 6.75% juga akan menjadi sentimen positif sebagai pemacu pergerakan sektor properti.

Financial Performance
Pendapatan perseroan 3Q-2015 naik sebesar 15.5% YoY menjadi Rp 4.50 triliun, Peningkatan tersebut didorong oleh kenaikan dari penjualan Apartemen sebesar Rp 1.18 triliun (26.30% dari total pendapatan. Selain itu, penjualan rumah tapak juga meningkat sebesar 7.6% (YoY) menjadi Rp 1.17 triliun (26.1% dari total pendapatan). Laba kotor perseroan naik sebesar 17.3% (YoY) menjadi Rp 2.3 triliun. Namun kenaikan beban keuangan yang sangat tinggi sebesar 76.2% (YoY) atau sebesar Rp 340.4 miliar membuat laba bersih perseroan turun sebesar 3.7% (YoY), menjadi Rp 971 .4 miliar.

Recommendation and Valuation
Saham SMRA kami perkirakan akan bergerak stagnan seiring dengan target marketing sales perseroan yang tahun ini cenderung flat, hanya Rp 4.5 triliun atau meningkat 4.6% dari tahun sebelumnya. Namun dalam jangka panjang, kami perkirakan SMRA masih akan terus mengalami pertumbuhan. Oleh sebab itu, kami merekomendasikan BELI dengan nilai wajar (fair value) Rp 2000 per saham.

Download PDF
SMRA Company Update.pdf

Top


Stock Prev Last Change
KIOS-W 30 145 383.33%
BRPT-W 400 700 75.00%
MEDC-W 27 47 74.07%
SOCI 85 114 34.12%
POSA-W 3 4 33.33%
HKMU 73 94 28.77%
ELSA 141 181 28.37%
HELI-W 8 10 25.00%
SAMF 218 272 24.77%
ARTO 915 1,140 24.59%
Stock Prev Last Change
BABP-W3 27 14 -48.15%
ITMA-W 47 39 -17.02%
PRIM-W 16 14 -12.50%
DADA-W 9 8 -11.11%
KPAS-W 18 16 -11.11%
BSIM-W3 30 27 -10.00%
IBFN-W 12 11 -8.33%
LMSH 400 372 -7.00%
AGII 505 470 -6.93%
POLL 10,150 9,450 -6.90%
Stock Vol Last Change
BBRI 299,882,400 2,870 -2.05%
TELE 227,590,200 140 18.64%
ELSA 184,176,200 181 28.37%
PGAS 176,088,600 800 8.84%
MEDC 149,373,200 432 15.51%
ISSP 136,633,800 146 -1.35%
BRPT 131,826,400 830 11.41%
RAJA 128,293,400 104 20.93%
MDKA 111,642,200 1,050 0.96%
BULL 95,868,400 155 3.33%
Stock Freq Last Change
BBRI 32,414 2,870 -2.05%
REAL 19,833 61 7.02%
MNCN 14,591 1,000 11.11%
PAMG 13,669 107 -6.14%
BBCA 13,658 27,050 -1.28%
TELE 11,891 140 18.64%
PURA 11,539 75 -2.60%
ISSP 11,531 146 -1.35%
TLKM 11,299 3,130 0.97%
BBNI 11,206 3,850 4.62%


ⓘ Data yang ditampilkan diatas bukan murni data real-time berdasarkan harga pasar
Mata Uang Prev Last Change
GBPRP 18,529 18,476 -0.29%
AUDRP 10,123 10,086 -0.37%
EURRP 16,136 16,087 -0.30%
RP 14,180 14,134 -0.32%
JPYRP 129 129 -0.21%
SINRP 10,433 10,403 -0.28%
Comoditas Prev Last Change
MINYAK MENTAH 43 43 -0.51%
NIKEL 8,640 8,635 -0.06%
TIMAH 17,160 17,140 -0.12%
AL 1,543 1,556 0.86%
CU 4,699 4,740 0.87%
NI 8,562 8,610 0.56%
Regional Prev Last Change
KSCI 2,128 2,132 0.21%
KCOM 1,688 1,692 0.21%
SNI 20,594 20,511 -0.40%
DJIA 24,405 24,576 0.70%
FTSE 6,901 6,843 -0.85%
DAX 11,090 11,072 -0.17%
SISE4 3,171 3,178 0.22%
HSI 27,008 26,952 -0.21%
CAC 4,848 4,840 -0.15%
SPX 2,633 2,639 0.22%
SHICOM 2,580 2,574 -0.21%


ⓘ Data yang ditampilkan diatas bukan murni data real-time berdasarkan harga pasar

Butuh bantuan? Hubungi kami

Copyright © 2018 PT. OSO Securities. All Right Reserved