Equity Research




ISSP Equity Research

Tanggal publikasi: 2016-09-30 16:47:40

SPINDO Strong Amid Weakening Oil And Gas Business
Lesunya bisnis minyak dan gas (migas) berdampak ke bisnis pipa baja. Hal ini disebabkan oleh banyaknya perusahaan migas yang lebih memilih untuk mengerem ekspansi dan menunda pembelian pipa. Di antara proyek pipa yang mereka incar adalah, pengadaan pipa PT Pertagas, PT Perusahaan Gas Negara Tbk, dan PT Pusri. Namun lesunya bisnis migas ternyata tidak begitu berdampak terhadap kinerja SPINDO seiring dengan fokus Spindo yang tidak hanya di sektor migas, melainkan lebih didominasi pada sektor konstruksi. Adapun sektor furniture dan automotive juga ikut berperan dalam diversifikasi bisnis SPINDO.

Infrastructure Development Boost Demand of SPINDO
Peningkatan permintaan baja terimbas dari kerja sama yang dilakukan pemerintah untuk pembangunan berbagai infrastruktur. Selain itu imbauan untuk menggunakan baja nasional dalam program peningkatan penggunaan produk dalam negeri (P3DN) juga menjadi salah satu katalis positif untuk SPINDO sebagai emiten yang memproduksi pipa baja.

The Sales Volume Grew Amid Declining ASP
Dalam enam bulan pertama tahun ini, harga jual rata-rata produksi Spindo turun 16.23%, pendapatan juga terkoreksi 11.65% menjadi Rp 1.56 triliun. Namun volume penjualan Spindo masih tumbuh menjadi 182.911 ton. Kami perkirakan pendapatan SPINDO tahun ini akan mengalami penurunan sebesar 7.6% menjadi Rp 3.31 Triliun seiring dengan penurunan harga jual rata-rata produksi yang kami perkirakan sebesar 9.54% dibandingkan tahun sebelumnya, sementara untuk volume penjualan kami perkirakan meningkat sebesar 27.77%.

Financial Performance
Kami perkirakan saham ISSP masih outperform mengingat diversifikasi usaha ISSP, serta fokus pemerintah terhadap infrastruktur yang akan berkontribusi terhadap penjualan ISSP. Kami menggunakan metode Discounted Cash Flow dengan asumsi WACC sebesar 8% (Bloomberg) dan Terminal Growth 3% maka diperoleh nilai wajar ISSP adalah Rp 360 per saham. Nilai tersebut mengimpikasikan PER’ 12.07x dan PBV 0.89x.

Download PDF
ISSP Equity Research.pdf

Top


Stock Prev Last Change
BABP-W3 25 35 40.00%
AKPI 296 370 25.00%
SDPC 111 135 21.62%
INDO-W 47 57 21.28%
INDO 159 191 20.13%
BSIM-W3 20 24 20.00%
TAMA-W 5 6 20.00%
SOFA-W 5 6 20.00%
PRIM-W 5 6 20.00%
IBFN-W 5 6 20.00%
Stock Prev Last Change
SINI-W 418 22 -94.74%
SOSS-W 50 34 -32.00%
KBAG-W 104 80 -23.08%
AYLS-W 5 4 -20.00%
DADA-W 6 5 -16.67%
DWGL-W 56 48 -14.29%
KOTA-W 400 350 -12.50%
PURE-W 12 11 -8.33%
MEDC-W 27 25 -7.41%
TARA 173 161 -6.94%
Stock Vol Last Change
CARE 328,428,000 324 0.00%
BWPT 278,112,700 101 9.78%
AGRO 225,618,800 230 11.65%
DADA 189,264,100 101 -2.88%
ENVY 141,042,700 134 2.29%
BHAT 116,653,600 440 1.85%
PWON 115,879,500 426 2.90%
WSBP 104,367,400 206 1.98%
MNCN 99,353,100 915 1.10%
DMAS 97,670,100 189 2.16%
Stock Freq Last Change
IPTV 13,295 356 0.56%
PURA 10,702 121 0.00%
TOWR 10,210 1,065 0.00%
AGRO 9,540 230 11.65%
LSIP 9,211 940 5.62%
BBRI 8,372 3,150 -0.63%
ASII 7,788 5,125 3.54%
BWPT 7,102 101 9.78%
DADA 6,209 101 -2.88%
BRIS 6,163 490 0.00%


ⓘ Data yang ditampilkan diatas bukan murni data real-time berdasarkan harga pasar
Mata Uang Prev Last Change
GBPRP 18,529 18,476 -0.29%
AUDRP 10,123 10,086 -0.37%
EURRP 16,136 16,087 -0.30%
RP 14,180 14,134 -0.32%
JPYRP 129 129 -0.21%
SINRP 10,433 10,403 -0.28%
Comoditas Prev Last Change
MINYAK MENTAH 43 43 -0.51%
NIKEL 8,640 8,635 -0.06%
TIMAH 17,160 17,140 -0.12%
AL 1,543 1,556 0.86%
CU 4,699 4,740 0.87%
NI 8,562 8,610 0.56%
Regional Prev Last Change
KSCI 2,128 2,132 0.21%
KCOM 1,688 1,692 0.21%
SNI 20,594 20,511 -0.40%
DJIA 24,405 24,576 0.70%
FTSE 6,901 6,843 -0.85%
DAX 11,090 11,072 -0.17%
SISE4 3,171 3,178 0.22%
HSI 27,008 26,952 -0.21%
CAC 4,848 4,840 -0.15%
SPX 2,633 2,639 0.22%
SHICOM 2,580 2,574 -0.21%


ⓘ Data yang ditampilkan diatas bukan murni data real-time berdasarkan harga pasar

Butuh bantuan? Hubungi kami

Copyright © 2018 PT. OSO Securities. All Right Reserved