Equity Research




INCO Equity Research

Tanggal publikasi: 2018-11-23 02:09:57

Initiate : Vale Indonesia Tbk (INCO IJ), (INCO JK)

Hingga Kuartal III-2018, INCO Membukukan Laba Besih Senilai USD 55.4 Juta, jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya INCO masih mencatatkan rugi bersih. Laba bersih INCO didukung oleh penurunan atas biaya bahan bakar HSFO (High Sulphur Fuel Oil) dikarenakan konversi ke bahan bakar batubara yang lebih murah serta peningkatan harga komoditas.

Margin INCO Membaik Seiring Efisiensi Biaya Operasional serta harga jual atas nikel sepanjang tahun 2018 lebih tinggi dibandingkan dengan tahun 2017 seiring tingginya permintaan nikel. Adapun, hingga kuartal III-2018 INCO mencatatkan kinerja cukup baik dengan peningkatan pada Margin EBITDA dan Net Income.

Revenue INCO 2018 Diperkirakan Tumbuh 25% Dibandingkan Tahun 2017 atau senilai USD 789.7 juta. Adapun peningkatan tersebut diestimasikan terjadi terdukung tingginya harga jual nikel, dimana Average Realized Price 2018 lebih tinggi dibandingkan tahun 2017 atau sebesar USD 10,349/ ton.

Konsumsi Nikel Diperkirakan Tumbuh 3%-4% Setiap Tahunnya seiring kebutuhan atas nikel untuk pengolahan baja tahan karat, baterai dan industri lainnya. Adapun Indonesia merupakan negara dengan produksi nikel terbesar dunia pada tahun 2017 dengan memproduksi nikel sebanyak 400,000 metrik ton. Indonesia berkontribusi sebanyak 19% dari total Mine Production Dunia yang sebanyak 2,100,000 metrik ton.

Rekomendasi BUY
Kami memberikan rekomendasi BUY terhadap saham INCO dengan 12M Target Price IDR 3,530,- dan potensial upside sebesar 10%. Kami menggunakan metode valuasi Enterprice Value Per EBITDA dengan asumsi sebesar 10.2x. Adapun Faktor yang harus diperhatikan: 1. peningkatan produksi Nikel, 2. Tingginya permintaan Nikel serta pasokan, 3. Keberhasilan dalam mengatur efisiensi bahan bakar batubara dan logistik.

Download PDF
INCO Equity Research.pdf

Top


Stock Prev Last Change
FITT-W 10 15 50.00%
KOTA-W 85 112 31.76%
DADA-W 4 5 25.00%
SOHO 4,850 6,050 24.74%
WIIM 372 464 24.73%
KOTA 260 324 24.62%
JAYA-W 10 12 20.00%
ALMI 204 240 17.65%
EAST-W 6 7 16.67%
DFAM 286 332 16.08%
Stock Prev Last Change
MEDC-W 26 15 -42.31%
REAL-W 3 2 -33.33%
SOTS-W 24 16 -33.33%
BSIM-W3 22 16 -27.27%
PURE-W 36 30 -16.67%
SOFA-W 6 5 -16.67%
SGER-W 194 166 -14.43%
DWGL-W 37 32 -13.51%
INDO-W 18 16 -11.11%
ESIP-W 11 10 -9.09%
Stock Vol Last Change
SAME 1,368,761,700 166 16.08%
ASRI 643,301,500 155 -0.64%
ZINC 499,036,800 118 0.00%
KBAG 467,053,500 54 -6.90%
JSKY 462,345,300 220 -5.98%
FREN 365,544,400 70 2.94%
WIIM 348,480,700 464 24.73%
ANTM 333,734,100 1,055 -0.47%
AGRO 289,315,300 372 3.91%
CARE 288,417,800 334 -1.76%
Stock Freq Last Change
JSKY 31,055 220 -5.98%
SAME 29,339 166 16.08%
BRIS 27,908 1,235 -1.20%
BHIT 24,656 50 0.00%
TLKM 24,649 2,620 -1.13%
BBNI 23,424 4,740 -2.27%
BBRI 19,591 3,360 0.60%
AGRO 18,769 372 3.91%
WIIM 17,894 464 24.73%
ANTM 16,682 1,055 -0.47%


ⓘ Data yang ditampilkan diatas bukan murni data real-time berdasarkan harga pasar
Mata Uang Prev Last Change
GBPRP 18,529 18,476 -0.29%
AUDRP 10,123 10,086 -0.37%
EURRP 16,136 16,087 -0.30%
RP 14,180 14,134 -0.32%
JPYRP 129 129 -0.21%
SINRP 10,433 10,403 -0.28%
Comoditas Prev Last Change
MINYAK MENTAH 43 43 -0.51%
NIKEL 8,640 8,635 -0.06%
TIMAH 17,160 17,140 -0.12%
AL 1,543 1,556 0.86%
CU 4,699 4,740 0.87%
NI 8,562 8,610 0.56%
Regional Prev Last Change
KSCI 2,128 2,132 0.21%
KCOM 1,688 1,692 0.21%
SNI 20,594 20,511 -0.40%
DJIA 24,405 24,576 0.70%
FTSE 6,901 6,843 -0.85%
DAX 11,090 11,072 -0.17%
SISE4 3,171 3,178 0.22%
HSI 27,008 26,952 -0.21%
CAC 4,848 4,840 -0.15%
SPX 2,633 2,639 0.22%
SHICOM 2,580 2,574 -0.21%


ⓘ Data yang ditampilkan diatas bukan murni data real-time berdasarkan harga pasar

Butuh bantuan? Hubungi kami

Copyright © 2018 PT. OSO Securities. All Right Reserved